,, drop a moment '' |
"life is beautiful" |
saya memikirkan sebuah kata, lalu saya cari artinya ,
bahtera bah.te.ra[kl n] perahu; kapal
jika itu artinya, bahtera rumah tangga bisa dibilang [perahu;kapal] rumah tangga.
Bahtera Rumah Tangga, begitulah disebutnya, ketika dua insan memutuskan untuk menempuh, menjalani, melayari hidup ini bersama-sama. saya kutip dariblog ini tentang kunci untuk membangun rumah tangga, katanya;
Bahtera rumah tangga membutuhkan nakhoda yang mengerti tujuan dan arah berlayar yang memiliki kesabaran, tangguh dan teruji, siap mengarungi samudra yang luas menghadapi gelombang samudera yang akan menghadangnya.
Demikian pula orang-orang yang ikut dalam bahtera tersebut, mereka akan menghadapi ujian dan cobaan, kerikil-kerikil tajam serta duri.
indah bukan, membutuhkan nakhoda yang tangguh, tapi itu saat bahtera itu sudah lepas dari dermaga, sudah angkat sauh, siap berlayar mengarungi samudra,
tapi bagaimana jika bahtera itu masih bersandar di pelabuhan, perbekalan masih dimuat kedalam gudang, dan calon nakhoda dan calon penumpang masih belum berada di ruang tunggu pelabuhan.
Lalu terbayanglah sebuah kisah imajiner„
Mereka entah berada dimana, mereka sedang berada di suatu perjalanan sebelum mencapai terminal di pelabuhan, sambil berbincang, berbagai macam tentang hidup dan ujian didalamnya.
andai waktu bisa dihentikan, rotasi bulan bisa diperlambat, pasang-surut laut bisa diatur, andai saja. Tapi tidak bisa. Waktu terus berjalan, alam berjalan sesuai dengan hukumnya.
saatnya tiba, didepan terminal dekat pelabuhan, dialog singkat antara calon nakhoda dan calon penumpang :
CN : ayo mari kita segera ke terminal, pasang akan segera turun, ketika lewat batasnya bahtera tak bisa berlayar.
CP : aku belum bisa, ada beberapa rencana yang harus kuselesaikan, ada hal yang harus kuurus untuk diriku sebelum masuk terminal menuju pelabuhan.
CN : berapa waktu kah?
CP : –hanya menggelengkan kepala–
CN : baiklah, aku akan menuju terminal, aku tak bisa menunggumu, karena kondisi alam akan segera berubah, bahtera akan tetap berangkat, tidak bisa kutunda, mungkin akan kutemukan calon penumpang lain di dalam sana,dan demikian, di depan terminal, mereka menempuh jalannya masing-masing.
terkadang calon nakhoda belum dapat memastikan siapa calon penumpangnya sebelum masuk kedalam terminal. Namun dalam perjalanannya, calon nakhoda dapat melatih kesabaran dan ketangguhannya, bahkan sebelum melayarkan bahteranya.
„aye-aye Captain